Pola hidup yang baik
Berbicara
tentang pola hidup yang baik tentunya tidak lepas dari pola makan dan aktifitas
setiap harinya, nah blog ini akan membahas bagaimana pola hidup yang baik.
Pertama dari
segi makanan yang dikonsumsi yaitu :
1.
Buah berry
(strawberi, blueberry, blackberry) buah-buahan ini tidak hanya rendah kalori,
tetapi mengandung sejumlah vitamin termasuk vitamin C.
2.
Tomat,
tomat sendiri terkenal kaya vitamin C dan beta karoten. Sebuah penelitian
menyebutkan, tomat yang dimasak justru mengandung lycopene yang tinggi sehingga
diklaim bias mengurangi risiko kanker perut dan kanker pancreas.
3.
Ikan, Ikan
segar seperti tuna atau salmon mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi.
Berbagai manfaat kesehatan lainnya dari omega 3 lemak termasuk mengurangi
trigliserida, tekanan darah dan proses inflamasi dalam tubuh.
4.
Sup sayur, Sebuah
studi dari The Pennsylvania State University telah menunjukkan bahwa Anda
mengonsumsi 25 persen lebih sedikit kalori saat Anda menikmati sup sayuran bisa
mengurangi berbagai macam risiko penyakit.
Kedua
dari segi aktivitas yaitu :
1.
Memperkuat jantung, Jantung
sebenarnya tersusun dari serangkaian otot yang bekerja bersama, oleh sebab itu,
latihan secara teratur akan meningkatkan kinerjanya. Nah, dengan memperkuat
otot jantung, Anda bisa menghindari penyakit jantung yang bisa menyebabkan
kematian, bahkan pada anak-anak sekalipun.
2. Menjaga
arteri dan vena supaya dapat bekerja dengan baik,
Latihan fisik atau olahraga dapat mengurangi jumlah kolesterol dan lemak berbahaya dalam darah. Hal ini akan meningkatkan fleksibilitas dinding pembuluh darah, serta membantu penurunan tekanan darah. Nah, hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung maupun stroke.
Latihan fisik atau olahraga dapat mengurangi jumlah kolesterol dan lemak berbahaya dalam darah. Hal ini akan meningkatkan fleksibilitas dinding pembuluh darah, serta membantu penurunan tekanan darah. Nah, hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung maupun stroke.
3. Memperkuat
paru-paru, Olahraga dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi paru
terutama saat beraktivitas, sehingga akan lebih banyak oksigen yang masuk
kedalam tubuh dan lebih banyak karbon dioksida yang dikeluarkan dari tubuh.
4.
Menurunkan
kadar gula darah, Latihan fisik akan mencegah akumulasi berlebih gula dalam
sirkulasi darah. Saat berolahraga, otot akan mengambil pasokan gula dari
sirkulasi dan mengubahnya dalam bentuk energi. Hal ini tentunya akan
mengurangi risiko diabetes.
5. Mengontrol
berat badan, Saat bermalas-malasan, tubuh kita cenderung mendapat
asupan kalori berlebih dibandingkan penggunaannya, kalori yang tidak
terpakai tersebut nantinya akan tersimpan sebagai lemak. Lain halnya apabila
kita aktif berolahraga, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak kalori,
sehingga lemak tubuh yang tersimpan akan dibakar untuk diubah menjadi
energi. Penurunan berat badan, memberikan efek positif bagi kesehatan
jantung dan pengontrolan kadar gula darah.
6. Mencegah
kanker, Seseorang yang berolahraga teratur memiliki risiko lebih kecil
terkena penyakit kanker terutama
pada usus besar, rahim dan payudara.
7. Mengatur
tekanan darah, Latihan fisik atau olahraga telah terbukti dapat mengurangi
stres. Dengan menghindari stress berlebihan, resiko peningkatan tekanan darah
serta penyakit jantung pun akan menurun
semoga artikel ini dapat membantu seluruh masyarakat INDONESIA

artikel yang baik sangat berguna
BalasHapus