Selasa, 05 Juni 2018

pola hidup yang baik



Pola hidup yang baik
Berbicara tentang pola hidup yang baik tentunya tidak lepas dari pola makan dan aktifitas setiap harinya, nah blog ini akan membahas bagaimana pola hidup yang baik.
Pertama dari segi makanan yang dikonsumsi yaitu :
1.      Buah berry (strawberi, blueberry, blackberry) buah-buahan ini tidak hanya rendah kalori, tetapi mengandung sejumlah vitamin termasuk vitamin C.
2.      Tomat, tomat sendiri terkenal kaya vitamin C dan beta karoten. Sebuah penelitian menyebutkan, tomat yang dimasak justru mengandung lycopene yang tinggi sehingga diklaim bias mengurangi risiko kanker perut dan kanker pancreas.
3.      Ikan, Ikan segar seperti tuna atau salmon mengandung asam lemak omega 3 yang tinggi. Berbagai manfaat kesehatan lainnya dari omega 3 lemak termasuk mengurangi trigliserida, tekanan darah dan proses inflamasi dalam tubuh.
4.      Sup sayur, Sebuah studi dari The Pennsylvania State University telah menunjukkan bahwa Anda mengonsumsi 25 persen lebih sedikit kalori saat Anda menikmati sup sayuran bisa mengurangi berbagai macam risiko penyakit.
Kedua dari segi aktivitas yaitu :
1.     Memperkuat jantung, Jantung sebenarnya tersusun dari serangkaian otot yang bekerja bersama, oleh sebab itu, latihan secara teratur akan meningkatkan kinerjanya. Nah, dengan memperkuat otot jantung, Anda bisa menghindari penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian, bahkan pada anak-anak sekalipun.
2.     Menjaga arteri dan vena supaya dapat bekerja dengan baik,
Latihan fisik atau olahraga dapat mengurangi jumlah kolesterol dan lemak berbahaya dalam darah. Hal ini akan meningkatkan fleksibilitas dinding pembuluh darah, serta membantu penurunan tekanan darah. Nah, hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung maupun  stroke.
3.     Memperkuat paru-paru, Olahraga dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi paru terutama saat beraktivitas, sehingga akan lebih banyak oksigen yang masuk kedalam tubuh dan lebih banyak karbon dioksida yang dikeluarkan dari tubuh.  
4.     Menurunkan kadar gula darah, Latihan fisik akan mencegah akumulasi berlebih gula dalam sirkulasi darah. Saat berolahraga, otot akan mengambil pasokan gula dari sirkulasi dan mengubahnya dalam bentuk energi. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko diabetes.
5.     Mengontrol berat badan, Saat bermalas-malasan, tubuh kita cenderung mendapat  asupan kalori berlebih dibandingkan penggunaannya, kalori yang tidak terpakai tersebut nantinya akan tersimpan sebagai lemak. Lain halnya apabila kita aktif berolahraga, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak kalori,  sehingga lemak tubuh yang tersimpan akan dibakar untuk diubah menjadi energi. Penurunan berat badan, memberikan efek positif bagi kesehatan jantung dan pengontrolan kadar gula darah.
6.     Mencegah kanker, Seseorang yang berolahraga teratur memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kanker terutama pada usus besar, rahim dan payudara. 
7.     Mengatur tekanan darah, Latihan fisik atau olahraga telah terbukti dapat mengurangi stres. Dengan menghindari stress berlebihan, resiko peningkatan tekanan darah serta penyakit jantung pun akan menurun

semoga artikel ini dapat membantu seluruh masyarakat INDONESIA